Rental Mobil Medan Raja Internet

Tahun semakin tahun perkembangan bisnis memang berat dan bersaing dengan kompetitor harus lah mempunyai trik tersendiri. Begitu juga yang dialami oleh para pemain yang bergerak dibidang bisnis penyewaan kendaraan roda empat (mobil) di Kota Medan. Dengan perkembangan teknologi informasi yang tidak dapat dibendung dengan maraknya penggunaan internet untuk mencari informasi. Memberikan perubahan tersendiri dalam mempopulerkan brand usaha/ perusahaan.

Seperti yang dilakukan beberapa pebisnis rental mobil, mereka sudah merambah pasar online. Dengan memanfaatkan internet sebagai sarana promosi usaha mereka. Rata-rata mereka ingin menjadi Raja Internet ketika kata kunci manis rental mobil Medan di cari oleh pengguna internet.

Penyewaan kendaraan bermotor roda empat ini memang dibutuhkan para tamu yang datang ke Kota Medan. Apakah mereka memerlukan transportasi roda empat untuk liburan ataupun untuk perjalanan bsinis. Itu semua urusan dari konsumen yang membutuhkan mobil sewa.

Kali ini GloriaMandiri.com yang bertugas sebagai jasa promosi melalui mesin pencari. Memberikan dorongan agar sebuah website rental mobil menjadi Raja Internet untuk kota Medan. Tentunya segala daya dan upaya diusahakan memasuki pencarian tertinggi pada mesin pencari google.

Hal ini dilakukan agar pengguna internet yang membutuhkan informasi sewa kendaraan roda empat bisa mendapatkan website usaha konsumen GloriaMandiri.com

Dengan demikian tentunya website tersebut akan meraih keuntungan dengan banyaknya penyewa yang didapatkannya. Salah satu website yang kami usahakan yaitu http://rentalmobilmedan.rentalmobilpekanbaru.com, merupakan salah satu website yang disewakan oleh Gloria Rent Car untuk sesama pebisnis rental mobil.

Dengan mempublikasikan postingan ini diharapkan peningkatan pada kata kunci yang ditargetkan dapat memenuhi keinginan dari pemilik situs tersebut.

Dan jika anda membutuhkan informasi harga rental mobil Pekanbaru tentu dapat kami informasikan pada postingan sebelumnya.

Harga Rental Mobil Pekanbaru

Setiap orang yang berniat untuk menggunakan jasa rental mobil tentunya harga menjadi suatu patokan juga selain layanan yang baik. Kota Pekanbaru memang kota yang memberikan peluang baik bagi bisnis penyewaan mobil. Apalagi dengan gaya kehidupan masyarakat Bumi Lancang Kuning yang konsumtif.

Ditambah lagi banyak perusahaan skala Nasional dan Internasional yang beroperasional di Provinsi Riau. Hal ini memberikan dampak yang sangat baik bagi usaha rental mobil Pekanbaru. Karena setiap pebisnis yang mempunyai urusan pekerjaan di perusahaan-perusahaan tersebut akan membutuhkan transportasi.

Memang di Pekanbaru banyak angkutan lain seperti taksi, trans metro, travel dan angkutan kota lainnya. Namun seorang pebisnis akan sangat jarang menggunakan transportasi umum tersebut. Karena selain ingin cepat, mereka juga membutuhkan sebuah image yang terjaga demi kewibawaan perusahaan mereka.

Bayangkan saja untuk menghadiri pertemuan yang hanya berkisar waktu 2 jam saja, seorang pebisnis dari Jakarta menyewa mobil Camry. Harga yang mahal tentunya namun image mereka akan terjaga dan tentunya mereka sedang mengurus sesuatu yang memberikan income yang besar juga.

Ketika hari besar dan liburan harga rental mobil Pekanbaru akan naik dengan sendirinya. Ini diakibatkan banyaknya permintaan mobil sewa di hari besar keagamaan dan hari libur. Namun kenaikan harga akan sangat terasa sekali ketika hari besar keagamaan seperti lebaran, natal serta liburan tahun baru.

Merek mobil favorit pelanggan sepertinya sudah kita ketahui bersama yaitu Daihatsu Xenia dan Toyota Avanza. Karena kedua mobil ini memang diakui irit akan penggunaan bahan bakar minyak. Dan penampilannya juga tidak ketinggalan, dapat kita lihat di jalanan bahwa kedua merek mobil ini mendominasi jalan raya.

Namun hingga postingan ini dipublikasikan merek mobil Toyota Agya dan Daihatsu Ayla belum satupun pelanggan yang menanyakan untuk menyewa mobil murah terbaru ini. Sedangkan Honda Jazz dan Toyota Yaris masih sering konsumen menyewa mobil tersebut. Jadi menurut kesimpulan dan analisa penulis bahwa untuk bisnis sewa mobil orang lebih mengutamakan menyewa mobil yang nyaman dan memiliki gaya tersendiri. Nah, kali ini penulis memberikan informasi berharga dan akurat bagi anda. Ketika anda pergi ke Kota Pekanbaru dan membutuhkan transportasi terbaik gunakan saja jasa Gloria Rent Car dengan brand rental mobil Pekanbaru.

Drainase Kota Medan Belum Maksimal

Kepala Dinas PU Bina Marga Kota Medan Khairul Syahnan ketika di konfirmasi mengatakan dalam APBD 2013 telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 142 miliar untuk proyek pengerjaan saluran drainase. Jumlah ini juga mengalami perubahan sebesar Rp 172 miliar dalam P-APBD 2013, karena ada penambahan anggaran sebesar Rp 30 miliar. Namun, anggaran ini pun dianggap masih kurang untuk memperbaiki saluran drainase yang ada di Medan.

"Jumlah ini tidak sebanding denga luar wilayah Kota Medan, makanya perlu lagi ditambah," kata Syahrul Syahnan kepada wartawan, Jumat (1/11).
Menurut dia, seperti kota Surabaya yang memiliki anggaran untuk pengerjaan saluran drainase hingga Rp 350 miliar. Dikatakannya, apabila Kota Medan memiliki anggaran sebesar itu maka pengerjaan saluran drainase akan menjadi lebih baik.

Disinggung apabila anggaran yang dipergunakan semakin besar, maka pintu peluang terjadi kecurangan juga semakin besar. Khairul mengaku ada pihak yang melakukan pengawasan seperti Inspektorat, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Kejaksaan. "Kan ada yang mengawasi," ujarnya.
Mantan Sekretaris Dinas Tata Ruang dan Tata Bangunan (TRTB) ini mengaku, penambahan Rp 30 miliar ketika P-APBD untuk pekerjaan swakelola yang dikerjakan oleh Dinas Bina Marga. Dia juga menyebutkan uang tersebut belum sepenuhnya di gunakan. "Masih ada sisa uang yang belum terpakai," sebutnya.

Dijelaskannya, anggaran tahun ini dipergunakan untuk 52 proyek pengorekan atau pembetonan saluran drainase. Mengenai hasi kerja dari proyek tersebut, dirinya belum bisa menjelaskan lebih lanjut karena belum dilakukan pemeriksaan oleh BPK. "Setelah diperiksa BPK baru bisa diberitahu," tuturnya.
Dirinya juga mengakui saat ini ada beberapa titik di KOta Medan yang selalu terjadi genangan air ketika hujan lebat turun, seperti di Jalan HM.A.Yani, Jalan Karywa Wisata Ujung, Lapangan Merdeka, Jln Ayahanda. Genangan air itu, kata dia juga tidak terlalu lama. Karena air akan kembali masuk saluran drainase setelah 30 menit. "Itu terjadi karena debit air yang diturunkan hujan terlalu banyak, dan gerangan air juga tidak terlalu lama," katanya.

Menanggapi hal ini, Wakil Ketua DPRD Medan Ikrimah Hamidy mengatakan, dengan dana sebesar itu seharusnya pihak Dinas Bina Marga dapat mengoptimalkan pengerjaan drainase yang selama ini menjadi problematika terjadinya genangan air bahkan banjir ketika hujan deras.
"Saya pikir dana tersebut sangat cukup dalam memperbaiki saluran drainase di seluruh kawasan Medan, terkecuali untuk daerah tempat tinggal masyarakat yang berada di bantaran sungai, seperti sungai Deli dan Babura yang selama ini menjadi langganan banjir," sebutnya.

Politisi PKS ini menilai kinerja dari Dinas Bina Marga terkesan asal-asalan. Terbukti setiap selesai pengorekan, pihak Bina Marga sering membiarkan kondisi jalan tidak dalam keadaaan sebagaimana mestinya. Disinggung besarnya anggaran yang tidak sesuai dengan fakta pengerjaan di lapangan, Ikrimah menyesalkan hal tersebut terus terjadi.
Karena, menurut dia selain untuk kawasan tempat tinggal masyarakat bantaran sungai seperti di Kampung Aur, semestinya masalah genangan air di jalan-jalan Kota Medan dapat diantisipasi dengan baik. "Ini menunjukkan kinerja Dinas Bina Marga tidak profesional. Tentunya DPRD sangat menyayangkan anggaran yang sebesar itu tidak dapat dioptimalkan dengan sebaik-baiknya," ujarnya.

Dia mencontohkan seperti pembuangan saluran drainase, yang tidak dipertakan membuat dinas terkait hanya sekedar melakukan pengorekan di sana sini tanpa mengetahui sumber buangan air ketika saluran itu dikorek. Diakuinya, bahwa dari catatan yang diketahui sejauh ini, pengerjaan terkait pembangunan dan pemeliharaan drainase masih tergolong minim. Artinya dari beberapa item yang sudah diajukan, baru sedikit pengerjaan yang terealisasi.

Ikrimah menyebutkan menjelang akhir tahun biasanya SKPD mulai sibuk merampungkan pengerjaan yang tertunda. "Kalau sekarang ini saya tidak tahu bagaimana kondisinya. Tapi biasanya di akhir-akhir tahun pekerjaan menumpuk dan disitulah baru mereka sibuk untuk mengerjakan semua. Yang pasti pada saat evaluasi P-APBD kemarin, pengerjaan terkait pembangunan dan perbaikan saluran drainase ini relatif sedikit yang baru diselesaikan," katanya.


Sumber Media Cetak : Waspada, 2 November 2013.